Selasa, 04 Desember 2012

Seloka

Perkataan seloka berasal dari bahasa sansekerta Cloka, yaitu suatu
bentuk puisi hindu yang terdapat dalam kitab-kitab kesusastraan India
seperti Ramayana dan Mahabrata.

Syarat-syarat yang menentukan cloka India adalah:
1. Tiap-tiap bait terdiri atas dua baris.
2. Tiap-tiap baris terdiri atas enam belas suku kata dan merupakan dua
potongan kalimat.
3. Biasanya berisi pelajaran atau petuah berhikmat.
4. Isi bait yang satu dengan yang berikutnya saling berhubungan.
5. Tidak terikat oleh sajak akhir.

Ada beberapa pendapat mengenai definisi seloka, Dr. Hooykaas
mengatakan bahwa seloka adalah pantun yang bersajak sama dengan format
a-a-a-a.
contohnya,

Ada seekor burung merak
Lehernya panjang suaranya serak
Tuan umpama emas dan perak
Hati yang mana boleh bertolak.

Sementara menurut Simorangkir Simanjuntak dalam kitab kesusastraan
Indonesia bahwa seloka berbeda dengan pantun seloka. Menurut
pendapatnya, seloka tak lain dari pada bidal atau pepatah yang
berirama. contohnya,

Ayam hitam terbang malam
Hinggap ke rimba dalam
Bertali injuk bertambang tanduk
Ayam putih terbang siang
Hinggap di kayu meranggas
Bertali benang bertambang tulang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar